KARYA TERINDAH
Bagaimana bisa aku melupakan wajah itu
Bagai sebuah patung porselen yang halus putih tanpa noda sedikitpun
Ada ya manusia seperti itu?
Semua mata tertuju kepadanya
Memang demikian dia diciptakan
Untuk memuaskan mata
Namun kenyataannya bila sudah berakhir masanya
Dia akan dilupakan begitu saja
Ya, karya terindah akan dibuang seperti sampah
Tidak ada lagi yang memperdulikannya
Karena semua akan tergantikan yang baru
Yang lebih indah dan sempurna menurut pemandangan mereka
Dan akhirnya karya terindah itu pudar begitu saja
Menjadi manusia kembali
Menjalani hari-harinya sebagai manusia
Sebagaimana mestinya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar