Selasa, 09 Mei 2023

 Tak lagi mampu melangkah. Dalam samar kulihat ada sedikit cahaya menyembul di balik pintu bercat coklat. Rasa bergemuruh campur aduk tidak menentu. Apakah yang akan terjadi nanti? Hanya satu yang terbersit, asa. Menggelora mendebarkan hingga menendang dada terasa begitu sesak. Ya, memang harus dijalani. Mencoba menyesuaikan dengan ritmenya.

Meski harus keluar dari zona nyaman. Mungkin akan kujadikan hal ini sebagai pijakan untuk zona nyamanku berikutnya. Yang akan lebih memberi banyak keuntungan. Meski berat tapi semangat tak boleh padam. Meski lelah pikiran, tapi bersyukur masih bisa belajar banyak hal. Jadi tidaklah rugi kurasa.

Sudah cukup tubuh ini terasa nyaman. Ya, harus sedikit dipaksa untuk melangkah. Nanti jika sudah terbiasa juga akan nyaman. Tak akan bisa ditolak. Untuk sebuah kenyamanan yang sedikit tertunda. Ada sebuah pelukan yang menenangkan.Pelukan mahal yang pernah merengkuh tubuhku. Terasa nyaman bahkan hingga tak bisa terkatakan lagi. Hanya PRIBADI ini yang bisa mengalahkanku.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 Tak lagi mampu melangkah. Dalam samar kulihat ada sedikit cahaya menyembul di balik pintu bercat coklat. Rasa bergemuruh campur aduk tidak ...