Seterang apakah kamu?
Bisakah kegelapan mengalahkanmu?
Betapa ponggahnya kamu ditengah kerapuhan pribadimu.
Sungguh aku tidak mengerti.
Harusnya kau malu pada lilin itu.
Tapi apalah dayaku.
Tak mampu menembus tembok hatimu yang kian lama kian menebal.
Membuat kebenaran terkunci rapat.
Sementara keresahan perlahan menjalar di setiap aliran darah.
yang semakin lama terasa semakin mencekikmu.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar